Bawang Putih Dapat Mencegah Kanker???

Bawang putih memiliki bahasa latinnya Allium sativum) atau garlic dalam bahasa Inggrisnya. Bawang putih sebagai penambah aroma dan rasa dalam masakan sudah bukan lagi hal yang aneh buat masyarakat Indonesia. Bawang putih sudah menjadi bumbu dasar bagi masakan tradisional Indonesia. Hampir setiap masakan tradisional Indonesia terutama di pulau Jawa dan sekitarnya, bawang putih merupakan bumbu andalannya.

Khasiat Bawang Putih Sebagai Obat

Ternyata selain sebagai bumbu utama dalam masakan, bawang putih memiliki banyak khasiat sebagai obat.

Bawang Putih Mengurangi Resiko Kanker

Setelah dilakukan penelitian kandungan dalam bawang putih dapat mengurai komponen penyebab kanker dalam tubuh. Masyarakat yang mengkonsumsi bawang putih secara rutin dalam konsumsi hariannya akan mengurangi resiko terkena kanker terutama kanker usus dan perut. Selain dapat mencegah terkena kanker, bawang putih juga dapat mengambat pertumbuhan kanker payudara, prostat, kerongkonan dan kulit.

Bawang Putih Sebagai Anti Bakteri

Bawang putih segar dalam penelitiannya mengandung asam amino allicin yang memiliki sifat antibakteri, antiviral dan antifungal terutama dalam mengatasi parasit usus. Bawang putih juga memiliki kemampuan seperti penicillin yang mampu mengatasi bakteri. Walaupun tidak dimaksudkan sebagai pengganti penicillin, namun dapat digunakan sebagai obat untuk bakteri.

Bawang Putih Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Bawang putih memiliki kemampuan dalam mengurangi ketegangan saluran darah arteri. Selain itu juga memiliki kemampuan mengurangi detak jantung dan juga mengurangi gejala pusing, sesak nafas dan pembentukan gas dalam saluran pencernaan.

Khasiat Bawang Putih Lainnya

  1. Menurunkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein), atau dikenal mengurangi kolesterol.
  2. Dapat digunakan sebagai obat batuk. cairan bawang putih sebanyak 5 tetes kedalam 1 sendok teh,   diminum sebanyak 3 kali sehari.
  3. Dapat mengurangi sakit tenggorokan dan sakit gigi. Kupas kulit bawang, kunyah bawang dan telan airnya.
  4. Mengobati infeksi luka. Gerus bawang dan ambil airnya, lulurkan ke luka. Luka sebelumnya dapat dilapisi perban tipis.
  5. Selain dapat mengobati penyakit, sebaiknya penggunaan bawang putih dalam rangka mencegah datangnya penyakit. Untuk itu konsumsi bawang baik dalam mentahnya ataupun dalam masakan yang anda makan sehari-hari.

Status: Benar

Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).

Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).

Referensi:

http://serbaserbi.blogsome.com/2008/01/08/khasiat-bawang-putih-sebagai-obat-dan-menjaga-kesehatan/

http://rumahkanker.com/index.php?option=com_content&task=view&id=34&Itemid=1

Redaksi,

January 30, 2008, 9:17 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s