Bajingan Hipnotis Keliling Jakarta

Hati hati buat yang suka ngopi ngopi di cafe dan tempat umum. Hati-hati; kini makin banyak saja orang jahat. Tolong disebarin ke teman-teman yang lainnya.

Saya dan suami saya mengalami suatu kejadian yang tidak bisa terlupakan dan sangat mengganggu kehidupan kami berdua selama hidup. Bahkan saat ini pun kami sedang dalam perawatan psikiater. Kami sungguh marah dan sangat terguncang sekali. Saya ingin menceritakan pengalaman buruk kami, agar rekan-rekan dapat berhati-hati dan selalu waspada jika didekati seseorang yang tak kita kenal pura-pura meminta bantuan.

Ceritanya begini:

Suatu hari sekitar pukul 7 malam sepulang kantor kami menuju ke kemang untuk makan malam.  Saya memilih sebuah tempat di sekitar cafe yang banyak terdapat di sana. Kami duduk di sebuah meja di halaman luar untuk mendapatkan pemandangan yang lebih lega dan dapat memperhatikan orang yang sedang lewat. Pada saat kami sedang berbincang-bincang, datang tiga pria dan mengambil meja tepat di samping kami. Kemudian salah satu dari mereka ingin menyalakan rokok dan tiba-tiba mendatangi suami saya meminjam korek api. Tanpa rasa curiga suamiku menyalakan rokok si pemuda tadi! Ada saat hampir bersamaan, pria tersebut menepuk bahu kami berdua dan seingat saya memandang mata saya dengan tajam. Ternyata suamiku merasakan hal yang sama juga. Pemuda itu mengatakan bahwa dia bekas teman suamiku waktu kuliah dulu di Amerika (padahal Bayu tidak pernah kuliah di Amerika).

Tapi anehnya seperti terkena hipnotis kami mengiyakan saja, percaya dan mengganggap mereka seperti teman karib lama yang baru saja ketemu. Dua orang temannya yang duduk di meja samping kami segera pula bergabung di meja saya. Kami berlima makan malam seperti kawan yang akrab sekali. Ketiga-tiganya masih muda dan berpenampilan menarik, saya hanya ingat salah satu bernama Rico. Setelah suamiku membayar bill usai makan, Rico mengajak kami untuk melanjutkan bincang- bincang di tempat dia. Kita menurut saja seperti kerbau dicocok hidungnya. Kemudian kami menuju ke mobil mereka, seingat saya Kijang baru. Setelah berputar-putar yang nggak jelas kami kemudian dibawa ke sebuah hotel di sekitar Blok M/Senayan, kemungkinan Grand Mahakam atau Hotel Mulia (kami tidak ingat dengan jelas).

Kami kemudian merasa berada dalam sebuah kamar yang cukup besar dengan ruang tamu (suite room). Seperti disihir, salah satu dari mereka mengajak suamiku ke ruang tamu untuk minum-minum sedangkan yang dua (Rico dan temannya) meminta saya masuk ke  dalam kamar yang terpisah dengan ruang tamu. Anehnya saya merasa senang  saja dan menuruti semua perkataan Rico.

Menurut pengakuan suami dia juga merasakan hal yang  sama. Rico kemudian melepas baju saya dan kami melakukan hubungan intim, seakan-akan tanpa  paksaan. Entah di bawah pengaruh dan kekuatan apa, saya melayani dengan “rela” ketiga pemuda tadi secara bergantian. Pada saat itu saya  betul-betul tidak merasakan adanya paksaan sama sekali. Bayu tidak sadar  sama sekali bahwa istrinya tengah tidur dengan tiga  lelaki secara bergantian di bawah pengaruh hipnotis.

Setelah ketiganya selesai, saya diajak ke bath-tub dan dimandikan oleh salah satu teman Rico. Setelah memakai baju kembali, mereka meminta semua perhiasan, jam, dompet, dan HP saya. Bayu juga mengalami hal yang sama  pada saat di kamar tamu juga diminta semua barang- barangnya. Yang saya ingat Rico mengatakan bahwa itu dibutuhkan untuk biaya reuni alumni. Rico kemudian mengantar kami kembali ke Kemang dan dia mengatakan terima  kasih atas pelayanan saya serta sumbangan untuk
alumni. Kami berdua  masih  belum terlalu sadar. Sesampainya di mobil kami, saya melihat jam di mobil yang telah  menunjukkan pukul 1 dini hari. Pada saat itu saya  sudah mulai sadar bahwa selama lebih dari empat jam kami dibawa oleh ketiga pemuda tadi. Tetapi  saya masih merasakan itu sebagai mimpi.

Sesampainya di rumah di daerah  Bintaro saya menanyakan kepada suami apa yang telah terjadi, kami akhirnya menyadari apa yang telah terjadi. Kami telah jatuh ke tangan bajingan  biadab yang memperdayai saya, bahkan saya telah dengan suka rela berhubungan badan dengan mereka. Bagai langit jatuh menimpa kami, saya  merasa terhina sekali dan mau bunuh diri saja rasanya. Aku menangis tak  berkesudahan seperti gila. Satu-satunya bukti nyata yang saya punyai  adalah bekas ceceran sperma Rico pada stocking saya yang masih berbekas. Suami tidak bisa lagi mengingat-ingat kejadian tersebut.

Kami seperti orang  linglung, hilang pikiran sama sekali. Kami mengalami stres berat. Pukulan  luar biasa bagi hidup sehingga jiwa kami sungguh terguncang. Ya Tuhan, ampunilah kami. Kenapa nasib kami begini? Keluarga saya segera mengantarkan kami menemui psikiater. Dengan bantuan psikiater, kami dihipnotis dan sedikit-demi sedikit bisa mengungkapkan apa yang telah terjadi. Menurut psikiater, kejadian ini telah beberapa kali terjadi di Jakarta dengan modus yang sama. Yang pertama menimpa suami-istri yang  sedang makan malam di sekitar Taman Ria Senayan, yang kedua menimpa  pasangan muda-mudi yang tengah makan malam di Cafe daerah Kelapa Gading.

Ke semuanya juga dibawa ke sebuah tempat, yang wanita disebadani dan  diambil semua barang berharganya. Kemudian keduanya dikembalikan ke  lokasi semula. Berhati-hatilah jika Anda terutama pasangan muda, kalau ada orang  yang meminta bantuan (meminta api rokok atau apa saja). Jika mereka  menepuk Anda, segera pukul atau tampar mereka. Dan jangan sekali-kali  menatap mata mereka secara langsung. Para pemuda tadi adalah bajingan  maniak yang mempunyai ilmu hipnotis tinggi dan ingin memperdayai istri-istri orang.

Salam keprihatinan mendalam

Status: Benar

Tim kami memberikan status “benar” karena kita mendengar dari teman dekat yang mengalami dampak bajingan ini sendiri bahwa memang ada bajingan hipnotis yang sekarang (2009) keliling jakarta… sayangnya kita tidak dapat mengonfirmasi kisah suami istri ini. Kalau ada keterangan lebih lanjut mohon menghubungi kami.

Redaksi,

January 31, 2009, 11:27 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s