Hati-Hati Memakai Pembersih Tangan Beralkohol!!!

Kemarin, putri kami, Halle (4 tahun), dilarikan ke UGD karena mengalami kelesuan aneh yang parah. Ayahnya dipanggil oleh sekolah dan diberitahu bahwa Halle “sangat sangat sakit”.
Dia bilang ketika sampai, Halle duduk di sebuah kursi. Ia tidak dapat menegakkan kepalanya dan ketika ayahnya menatap matanya, mata Halle tidak dapat focus kepadanya. Ia langsung membawanya ke UGD dan kemudian menghubungi saya.

Ketika kami tiba di ruangannya, para dokter sedang melakukan tes darah setelah melakukan ronsen, -semua tes yang dapat dilakukan-. Jumlah sel darah putihnya normal, tudak ada yang tidak biasa. Dokter UGD mengatakan bahwa ia telah melakukan apa yang ia mampu, ia lalu mengirimnya ke Saint Francis untuk tes lebih lanjut.

Tepat ketika kami hendak pergi ke ambulan, guru Halle datang dan, setelah menanyakan teman-teman sekelas Halle, kami baru tahu ternyata ia tadi menjilat tangannya yang telah terlumuri hand sanitizer (pembersih tangan). Hand sanitizer, yang telah menyebabkan ini semua.

Tapi itu masuk akal. Sekarang ini hand sanitizer memiliki beragam jenis dengan wangi yang berbeda dan ketika kamu punya anak kecil yang serba ingin tahu, mereka akan memasukkan segalanya ke dalam mulut mereka.

Ketika kami tiba di Saint Francis, kami mengatakan pada dokter UGD untuk memeriksa kadar alkohol darahnya. Memang permintaan yang aneh, tapi mereka menurutinya. Hasilnya menunjukkan bahwa kadar alcohol dalam darahnya adalah 85% — 6 jam setelah dari sekolah. Tidak tahu berapa kadarnya jikalau di UGD pertama kami langsung memeriksanya.

Sejak saat itu, sekolah Halle dan beberapa sekolah di sekitarnya telah menarik benda tersebut keluar dari kelas tingkat rendah. Setelah mencari-cari di internet, kami menemukan fakta bahwa hanya akibat 3 semprotan saja sampaknya akan sangat buruk pada anak-anak. Jadi jangan abaikan pesan ini agar tidak ada keluarga lain yang mengalami tragedi ini.

Status: Benar

Menurut Siaran berita Fox23News yang mewawancarai orang tua si anak, Matt dan Lacey Butler, Halle kecil bersekolah di pre-kindergarten di Okmulgee Primary School di Okmulgee, Oklahoma. Ketika itu gurunya melakukan hal yang kelihatannya benar, memberikan beberapa tetes hand sanitizer untuk membersihkan tangannya sebelum makan siang. Bukannya mengolesinya di tangannya, Halle justru memakannya. Ia menjilatnya dari tangannya.

Menurut cerita kadar alkohol Halle hingga 85%, kadar dimana orang tidak akan bisa bertahan dengan kadar setinggi itu. Mungkin penulisnya salah menuliskan angka. Hand sanitizer mengandung alkohol sekitar 60%. Sebagai perbandingan, minuman keras saja hanya mengandung 40% alkohol, sementara bir kurang dari 5% alkohol. Tidak seperti racun dan benda beralkohol lainnya, kebanyakan hand sanitizer secara mudah bisa digunakan anak-anak dan kebanyakan dari kita tidak menyadari bahayanya. The U.S. Food and Drug Administration memperingatkan bahwa alkohol dapat menyebabkan mabuk, yang setara dengan racun yang dapat menyebabkan serangan, koma, dan bahkan kematian pada anak kecil – karena anak-anak lebih sensitif terhadap pengaruh racun alkohol dibandingkan dengan orang dewasa.

Redaksi,

January 30, 2008, 9:24 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s