Mati Karena Semut

KASUS 1

Seorang anak laki-laki meninggal karena ditemukan semut di dalam otaknya! Ternyata anak ini tertidur dengan makanan manis dalam mulutnya atau dengan sisa makanan manis di sampingnya. Semut merayap memasuki telinganya dan sampai ke otaknya. Ketika bangun, ia tidak menyadari kejadian itu. Setelah itu, ia sering mengeluhkan rasa gatal di sekitar wajahnya. Ibunya membawanya ke dokter tetapi dokter tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dokter lalu meronsennya dan menemukan sekumpulan semul hidup dalam tengkoraknya. Dokter tidak dapat mengoperasinya karena semut-semut itu bergerak terus. Akhirnya anak itu meninggal. Maka berhati-hatilah ketika meninggalkan sisa makanan di tempat tidur kamu atau ketika makan di kasur. Bisa jadi mengundang semut untuk datang. Kamu bisa mengalami nasib serupa dengan anak tadi.

KASUS 2

Kecelakaan yang mirip terjadi di rumah sakit di Taiwan. Seorang pasien sudah diperingati oleh perawat untuk tidak meninggalkan sisa makanan di samping tempat tidurnya untuk menghindari datangnya semut. Si pasien mengabaikan saran tersebut. Akhirnya ia sering mengeluhkan sakit kepala dan akhirnya meninggal dunia. Setelah otopsi ditemukan sekumpulan semut hidup di kepalanya. Ternyata semut-semut itu memakan otaknya. Maka teman-teman, berhati-hatilah sebelum terlambat!! Jangan pernah meninggalkan sisa makanan di sampingmu sebelum tidur!!!

Status: Tidak Benar

Kedua kasus di atas TIDAK BENAR dan tidak pernah terjadi. Sudah masuk cerita klasik dan silakan baca di situs truthorfiction.com

Redaksi,

January 30, 2008, 9:30 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s