Rokok dan Kehamilan

Benarkah bahwa merokok saat hamil bisa membahayakan kesehatan janin?

Status: Benar

Penjelasan:

Pun saat kita sedang sehat, rokok tidak baik bagi kesehatan. Apalagi jika sedang hamil. Ibu hamil yang merokok dapat mengakibatkan janin berada dalam situasi yang tidak sehat.

Berikut saduran yang Redaksi dapatkan dari situs meetdoctor.com:

Penelitian yang ditulis dalam European Heart Journal menemukan bahwa bayi yang lahir dari seorang ibu yang merokok pada masa kehamilan, memiliki tingkat kolesterol “baik” (HDL)  yang berdampak pada serangan jantung dan stroke di kemudian hari. Asap rokok mengandung 2500 bahan kimia individu yang berbahaya bagi kehidupan janin.

Berikut beberapa dampak negatif yang terjadi pada janin, saat ibu memutuskan untuk merokok di masa kehamilan :

  1. Berat lahir rendah – Wanita yang merokok selama masa kehamilan memiliki dua kali resiko melahirkan bayi dengan berat badan di bawah rata-rata. Bayi dengan kondisi seperti itu meningkatkan resiko cacat mental, masalah kesehatan, bahkan kematian
  2. Komplikasi kehamilan – Wanita hamil yang merokok dua kali lebih mungkin menderita abrupsio plasenta dan plasenta previa, dua komplikasi kehamilan serius yang dapat mengakibatkan pendarahan berat selama kelahiran dan sangat meningkatkan risiko kematian bagi ibu dan anak
  3. Lahir cacat – Penelitian menemukan bahwa merokok selamaawal kehamilan meningkatkan risiko bayi cacat saat lahir. Secara khusus, bayi akan memiliki cacat jantung bawaan. Kasus ini lebih sering terjadi pada bayi dengan ibu yang merokok saat hamil daripada bayi dengan ibu yang bukan perokok
  4. Kematian mendadak pada bayi (Sudden Infant Death Syndrome) – Merokok selama masa kehamilan merupakan penyebab utama terjadinya kematian mendadak pada bayi (SIDS). Bayi dari ibu yang merokok tiga kali lebih mungkin meninggal dunia akibat SIDS dibandingkan dengan bayi yang bukan dari ibu perokok
  5. Kanker anak – Para ibu yang merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kanker kepada anaknya, termasuk leukemia, dan limfoma yang akan diderita anak setelah dilahirkan
  6. Gangguan perkembangan – Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) lebih banyak terjadi pada bayi dengan ibu yang merokok. Penelitian telah mengidentifikasi berbagai masalah perilaku dan masalah kognitif lain yang terkait dengan ibu yang merokok, termasuk peningkatan 50 persen tingkat keterbelakangan mental

Sedemikian banyaknya kemungkinan dampak negatif dari Ibu hamil yang merokok maka lebih baik kurangi, bahkan hentikan merokok demi kesehatan janin. Dan bagi ibu hamil yang menjadi perokok pasif, kurangi intensitas untuk berada di lingkungan yang tidak sehat serta ajak lingkungan anda untuk bekerjasama menciptakan lingkungan sehat bagi siapa pun.

Referensi:

http://meetdoctor.com/article/dampak-merokok-bagi-kehamilan

Salam,

Redaksi

One thought on “Rokok dan Kehamilan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s