Yay or Nay: Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Benar gak kalau menggunakan sepatu hak tinggi tidak baik untuk kesehatan perempuan?

Status: Betul

Penjelasan:

Betul bahwa menggunakan sepatu hak tinggi dapat menyebabkan gangguan rasa sakit di sekitar kaki perempuan JIKA digunakan secara terus menerus tanpa beristirahat, apalagi jika sepatu hak tinggi-nya bukan sepatu yang nyaman dipakai.

Tim redaksi menemukan jawaban medis dari pertanyaan di atas:

Umumnya hak sepatu sepatu yang lebih tinggi dari 5 cm dan sering dipakai dalam waktu yang cukup lama akan mengakibatkan ketegangan di otot-otot betis dan paha bagian belakang dan otot punggung.

Hal ini dapat menyebabkan keluhan nyeri pinggang dan bahkan bisa mempengaruhi postur tubuh sehingga lengkungan pinggang menjadi “hyperlordotic” / berlebihan.

Penjelasan yang lebih detail kami temukan di situs Steadyhealth.com:

The findings revealed that high heels caused a change in the way that the muscles and tendons worked together while walking. Normally, a tendon stretches and shortens, making walking easy on the muscles of the calf. However, heels wearing caused the tendons- and especially the achiles tendon to shorten, leaving the strain on the muscles of the calf to do all the work. Strides were also more forceful and shorter in these women, even without heels on. The researchers concluded that in a short amount of time, the body quickly adapts to wearing high heels as the new ‘normal’ for walking, and can cause permanent changes to the tendons and to the biomechanics of walking.

Terjemahan:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sepatu hak tinggi dapat mengubah cara kerja otot dan tendon saat berjalan. Normalnya, tendon akan meregang sehingga mudah digunakan saat berjalan. Namun, karena tumit sedang digunakan untuk menahan beban, yang menyebabkan tendon dan khususnya achiles tendon menegang sehingga rasa pegal di betis semakin terasa karena betislah yang melakukan peregangan otot-otot untuk bekerja. Para peneliti menyimpulkan bahwa dalam waktu singkat, tubuh akan mudah beradaptasi untuk menggunakan sepatu hak tinggi sebagai “cara normal” saat berjalan, dan dapat menyebabkan perubahan permanen di tendon dan biomekanis saat berjalan.

Lantas apakah sebagai perempuan kita tidak boleh menggunakan sepatu hak tinggi? Tentu saja boleh. Tapi sebaiknya:

  1. Gunakan sepatu hak tinggi jika anda berencana tidak akan berjalan jauh, misalnya hanya untuk menghadiri acara penting dan tidak menuntut anda untuk berjalan kesana-kemari.
  2. Gunakan sepatu hak tinggi jika jalan yang akan anda tempuh berupa lantai yang susunannya rapi, bukan gunakan hak tinggi untuk berjalan di trotoar.
  3. Lepas sepatu hak tinggi anda jika sedang duduk. Hal ini dilakukan agar kaki dapat “bernafas” dan beristirahat dari tekanan yang besar.
  4. Jika sebelumnya anda menggunakan sepatu hak tinggi setiap hari, kurangi sedikit demi sedikit penggunaannya. Paling tidak 1 kali dalam seminggu.

Referensi:

Salam,

Redaksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s