Benar Nggak: Umat Islam Diharamkan Mengucapkan “Selamat Hari Natal”

Banyak yang mengatakan bahwa Muslim diharamkan untuk mengucapkan “Selamat Hari Natal” kepada umat Kristen, sesuai dengan Fatwa MUI (Majelis Umat Islam) tahun 1981.

Status: Tidak Benar

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelitian Achmad Munjid seorang dosen bidang Agama di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, tidak ditemukan sebuah alasan konkrit umat Islam diharamkan untuk mengucapkan “Selamat Hari Natal” bagi umat Kristiani yang merayakannya.

Bahkan Buya Hamka, seorang Ulama terkenal dan disegani di kalangan Muslim, dan seorang yang sering dikutipkan sebagai pembuat fatwa melarang kaum Muslim untuk mengucapkan “Selamat Hari Natal” sendiri pernah secara eksplisit menjelaskan bahwa tidak apa-apa umat Islam mengucapkan hal tersebutkan asal tidak mengikuti ritual keagamaan lain.

Menurut Achmad Munjid, Buya Hamka juga pernah menulis, “Silahkan datang, duduk, dan makanlah makanan yang telah disediakan” saat natal selama tidak perlu mengikuti ritual detail keagamaan Kristiani.

Di dalam risetnya, Achmad Munjid menyatakan tidak bertemu satu fatwa pun yang dikeluarkan oleh MUI mengenai “haram mengucapkan Selamat Hari Natal”, tapi yang ditekankan hanyalah Umat Islam dilarang untuk mengikuti acara Kristiani, bukan mengenai pengucapan “Selamat Hari Natal”.

Referensi:

http://www.thejakartapost.com/news/2013/12/23/the-controversy-over-merry-xmas-where-s-fatwa.html

Salam,

Redaksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s