Lirik It Will Rain-Bruno Mars; Pemurtadan?

Attention for Muslims!!! Jangan end chat dulu! Kalau dengar lagu It Will Rain by Bruno Mars, jangan ikut nyanyi sekali-kali ya. Soalnya ada bait lirik yang bawa kita ke arah murtad! Kalau bisa gak usah denger langsung, gak ada faedah sekali pun.

Ini liriknya:

“There’s no religion that could save me” (Tiada agama yang bisa selamatkan aku)

“No matter how long my knees are on the floor” (Tak peduli berapa lama berlutut di kaki)

Tiada agama?

Hati-hati! Allah murka nanti, sebab kita terlena oleh lagu-lagu barat yang enak didengar. Tolong sebarkan jika kamu sayang Allah SWT. Ada 2 pilihan untuk anda:
1. Biarkan di dalam BBM anda tanpa bermanfaat kepada orang lain
2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda
Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkan maka, walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala”.
Status: Tidak Tahu
Penjelasan:
Tim redaksi benarnggak.wordpress.com tidak tahu ada tujuan “religi” atau tidak dari pembuatan lagu ini oleh Bruno Mars. Tapi jika kita melihat lirik secara keseluruhan, seperti di bawah ini:
If you ever leave me, baby,
Leave some morphine at my door
‘Cause it would take a whole lot of medication
To realize what we used to have,
We don’t have it anymore.
There’s no religion that could save me
No matter how long my knees are on the floor
So keep in mind all the sacrifices I’m makin’
To keep you by my side
To keep you from walkin’ out the door.
‘Cause there’ll be no sunlight
If I lose you, baby
There’ll be no clear skies
If I lose you, baby
Just like the clouds
My eyes will do the same, if you walk away
Everyday, it’ll rain, rain, rain
I’ll never be your mother’s favorite
Your daddy can’t even look me in the eye
Ooh, if I was in their shoes, I’d be doing the same thing
Sayin’ “There goes my little girl
Walkin’ with that troublesome guy”
But they’re just afraid of something they can’t understand
Ooh, but little darlin’ watch me change their minds
Yeah for you I’ll try I’ll try I’ll try I’ll try
I’ll pick up these broken pieces ’til I’m bleeding
If that’ll make you mine
‘Cause there’ll be no sunlight
If I lose you, baby
There’ll be no clear skies
If I lose you, baby
Just like the clouds
My eyes will do the same, if you walk away
Everyday, it’ll rain, rain, rain.
Oh, don’t just say (don’t just say) goodbye (goodbye),
Don’t just say (don’t just say) goodbye (goodbye)
I’ll pick up these broken pieces ’til I’m bleeding
If that’ll make it right
‘Cause there’ll be no sunlight
If I lose you, baby
There’ll be no clear skies
If I lose you, baby
Just like the clouds
My eyes will do the same, if you walk away
Everyday, it’ll rain, rain, rain
Terlihat bahwa ini adalah lagu kehilangan seorang laki-laki atas perempuan yang dicintainya. Seperti lagu-lagu pada umumnya yang menceritakan putus cinta, memang biasa menggunakan kalimat-kalimat yang hiperbolis. Mengenai lirik yang dinilai “murtad” oleh penyebar Broadcast Messanger, semuanya kembali lagi kepada keyakinan masing-masing orang.
Redaksi,
5 Januari 2011

Latar Belakang lagu Tears in Heaven

Kamu pasti tahu atau paling tidak pernah mendengar lagu “Tears In Heaven” yang populer itu kan? Lagu tersebut dinyanyikan dan diciptakan oleh Eric Clapton dan katanya dipersembahkan untuk anaknya yang meninggal dunia pada umur 4,5 tahun.

Tears in Heaven – by Eric Clapton and Will Jennings

Would you know my name

If I saw you in heaven?

Would it be the same

If I saw you in heaven?

I must be strong

And carry on,

‘Cause I know I don’t belong

Here in heaven

Would you hold my hand

If I saw you in heaven?

Would you help me stand

If I saw you in heaven?

I’ll find my way

Through night and day,

‘Cause I know I just can’t stay

Here in heaven

Time can bring you down

Time can bend your knees

Time can break your heart

Have you begging please, begging please

Beyond the door

There’s peace I’m sure

And I know there’ll be no more

Tears in heaven

Would you know my name

If I saw you in heaven?

Would it be the same

If I saw you in heaven?

I must be strong

And carry on

‘Cause I know I don’t belong

Here in heaven

Status: Benar

Conor Clapton (4,5 tahun) meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 53 di sebuah apartemen di kota New York. Tragedi itu terjadi pada tanggal 20 Maret 1991, saat Lori Del Santo (ibunda Conor) dan Conor sedang mengunjungi New York dan menginap di sana selama sebulan. Hari itu, staf pembersih apartemen sedang membersihkan kamar mereka. Lori berpesan kepada pengasuh Conor agar jangan meninggalkan Conor sendirian. Saat itu pembersih sedang membuka jendela. Ketika pembersih sedang memberi tahu pengasuh bahwa jendela sedang terbuka, tiba-tiba saja Conor berlari ke arah jendela tersebut, dan terjadilah tragedi tersebut.

Lagu “Tears In Heaven” diciptakan tahun 1991 untuk film “Rush”, tetapi sesungguhnya itu adalah bentuk kesedihan Eric Clapton atas kehilangannya. Lagu tersebut memperoleh penghargaan “Best Pop Vocal Performance (Male Category)” pada ajang Grammy Awards tahun 1993. Lagu lain yang ditulis Eric untuk Conor adalah “The Circus Left Town” –mengingatkannya pada malam terakhir ia bersama anaknya, mereka pergi ke sirkus- dan “Lonely Stranger”.

Referensi:

http://snopes.com/music/songs/tears.asp

http://www.eric-clapton.co.uk/interviewsandarticles/loryinterview.htm

Redaksi,

January 30, 2008, 9:44 pm