[Benarnggak] Edaran Mengenai Daftar Minuman yang Tidak Aman Dikonsumsi

Di media sosial sedang gencar bertebaran sebuah edaran mengenai daftar minuman yang tidak aman dikonsumsi. Seperti berikut ini:

Status: Tidak Benar

Penjelasan:

Tim redaksi menemukan sebuah pemberitaan di detik.com yang menyanggah isi edaran tahun 2007 tersebut. Berikut kutipannya:

Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman (PIPIMM) menyatakan surat edaran berisi daftar 42 minuman berbahaya berdasarkan sumber dari laboratorium RSAL Dr Ramelan Surabaya tidak benar. PIPIMM merupakan pusat informasi yang dibentuk dan terdiri dari unsur Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Departemen Kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Kadin Indonesia dan Asosiasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum PIPIMM Suroso Natakusuma saat konferensi pers di Ruang PIPIMM, di Depperin, Jakarta, Senin (3/9/2007) PIPIMM juga telah menerima klarifikasi dari RSAL Dr Ramelan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan penelitian terhadap 42 minuman tersebut. “Pihak RSAL Dr Ramelan Surabaya tidak pernah melakukan penelitian terhadap produk minuman seperti yang tercantum dalam daftar miuman berbahaya yang terdapat dalam surat edaran yang belakangan ini beredar di internet, individu maupun institusi di masyarakat,” ujarnya. Suroso juga mengatakan kualifikasi laboratorium yang ada di RSAL Dr Ramelan adalah laboratorium medis sehingga tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penelitian produk makanan dan minuman. Dalam surat yang beredar tersebut dinyatakan bahwa 42 produk minuman tersebut mengandung zat pemanis siklomat yang dapat menyebabkan penyakit lupus.

 

Sekali lagi, akan lebih baik rasanya sebelum menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya agar bisa dikroscek lebih dalam lagi. Agar tidak membingungkan masyarakat.

Salam,

Tim Redaksi

Pengaruh Headset terhadap Kesehatan Telinga Anak

Benar atau nggak bahwa jika anak kecil sering menggunakan headset akan berpengaruh terhadap kesehatan telinganya?

Status: Benar

Penjelasan:

Berikut penjelasan dr. Widyaningsih Oentari di website meetdoctor.com:

Penggunaan headset jangka panjang akan memberikan efek jangka panjang juga terhadap pendengaran siapapun baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Pemakaian jangka panjang ini dapat menyebabkan penurunan pendengaran. penggunaan headset lebih baik dibatasi.

 

Salam,

Redaksi